Tema : Hikmat dan pengertian yang benar
Nas : Kolose 1:1-10
Tujuan : Agar pemuda memiliki hikmat dan pengertian untuk berbuah dalam
segala pekerjaan yang baik.
Paulus memulai suratnya kepada jemaat di Kolose dengan ucapan syukur karena mereka telah memeluk Injil Kristus. “Karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus oleh karena pengharapan yang disediakan bagi kamu di sorga” (ay. 4-5). Paulus menjelaskan bahwa iman, pengharapan dan kasih adalah tiga aspek utama dalam kehidupan orang Kristen. Mereka yang memiliki iman adalah mereka yang telah percaya kepada Kristus, menggantungkan pengharapannya berdasarkan Injil Kristus dan menampilkan perbuatan kasih sebagai tanda pengikut Kristus.
Bagi Paulus, hikmat adalah jalan untuk memperoleh pemahaman yang benar tentang ketiga aspek di atas. Setiap orang percaya harus berupaya untuk memilikinya. Sebab, dengan hikmat orang percaya dapat mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna (ay. 9) dan hidup layak di hadapan Tuhan serta memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik (ay. 10). Hikmat juga memampukan setiap orang percaya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar (ay. 11), serta mengucap syukur kepada Allah (ay. 12).
Pemuda gereja juga perlu memiliki hikmat seperti yang diharapkan oleh Paulus. Hikmat dapat diperoleh dengan mendengar dan mengenal kasih karunia Allah. Misalnya, melalui persekutuan PA, saat teduh pribadi atau berdoa bersama keluarga. Pemuda yang memiliki hikmat adalah mereka yang aktif dalam kegiatan sosial, terlibat dalam kegiatan gereja, dan sebagainya. Sekalipun banyak tantangan yang dihadapi, pemuda gereja harus tetap hidup layak dihadapan-Nya, memberi buah dalam segala pekerjaan baik, dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah.
PA Kelompok:
- Bagaimanakah karakter pemuda/i yang memiliki hikmat? (ay. 6)
- Mengapa hikmat perlu bagi pemuda/i gereja? Coba jelaskan!
- Menurut anda, perlukah sikap saling mendoakan dalam persekutuan pemuda gereja? Mengapa! (ay. 9)
- Jika diberikan kesempatan untuk melakukan pekerjaan baik, apakah yang akan anda lakukan sebagai bukti dari hikmat?
“Di tengah kesulitan menentukan pilihan di masa muda,
mintalah Hikmat dan pengertian yang dari Tuhan.”
Perjanjian dengan Tuhan:
Syukurilah hikmat Tuhan yang ada padamu. Mulai hari ini, nyatakanlah melalui perbuatan baik pada setiap orang.
0 Comments