Selasa, 13 Januari 2026
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi. (Kisah Para Rasul 1:8)
Seorang teolog menyampaikan bahwa Kisah Para Rasul 1:8 adalah peta misi Allah yang progresif: dimulai dari Yerusalem, meluas ke Yudea, Samaria, hingga ke ujung bumi. Paulus Oladotun Kolawole menambahkan bahwa ayat ini adalah mandat gereja sepanjang zaman: Roh Kudus memberi kemampuan supranatural untuk bersaksi, dan Allah sendiri mengarahkan misi-Nya menembus batas budaya dan geografis.
Inilah yang hendak diingatkan kepada kita pada hari ini, bahwa panggilan utama orang percaya adalah menjadi saksi Kristus. Yesus tidak hanya memberi perintah, tetapi juga janji: kuasa Roh Kudus akan menyertai setiap orang percaya. Tanpa kuasa itu, kesaksian kita akan lemah. Namun dengan Roh Kudus, kita dimampukan untuk berbicara, bertindak, dan hidup sesuai Injil.
Artinya, kesaksian bukan sekadar kata-kata, melainkan hidup yang mencerminkan Kristus. Gereja dipanggil untuk hadir di tengah masyarakat, membawa terang dan kasih Allah. Yerusalem melambangkan keluarga dan lingkungan terdekat; Yudea adalah komunitas kita; Samaria adalah mereka yang berbeda dengan kita; dan ujung bumi adalah panggilan global.
Hari ini, mari kita bertanya: apakah hidup kita mau menjadi saksi Kristus? Apakah Roh Kudus sungguh memimpin langkah kita? Ingatlah, misi ini bukan beban, melainkan anugerah dan kuasa yang diberikan Allah. [LJL]
Kutipan Renungan: Apakah hidup kita mau menjadi saksi Kristus? Apakah Roh Kudus sungguh memimpin langkah kita? Ingatlah, misi ini bukan beban, melainkan anugerah dan kuasa yang diberikan Allah.
Lagu: PKJ No. 181 : 1/ BE No. 127 : 1-2
Doa: Tuhan, penuhi aku dengan Roh Kudus-Mu, agar hidupku menjadi saksi nyata tentang kasih-Mu, mulai dari rumahku hingga ke ujung bumi.
0 Comments