JANGAN TAKUT, PERCAYALAH KEPADA TUHAN!

“Lalu Ia berkata kepada mereka: ‘Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?’” (Markus 4:40).

 

 

Ada seorang pemuda yang tinggi, kekar, dan tampak tidak mengenal rasa takut. Teman-temannya selalu berusaha membuatnya merasa takut dengan menempatkannya pada beberapa situasi yang menyeramkan tetapi tidak berhasil. Sampai akhirnya pada satu kesempatan, pemuda ini harus bepergian ke pulau lain untuk melanjutkan sekolahnya. Transportasi ke sana yang paling cepat dan efektif harus melalui jalur transportasi udara. Pada saat itulah dia gemetar, takut, dan stress, karena ternyata pemuda ini sangat ketakutan bila harus naik pesawat terbang. Pemuda ini takut ketinggian atau dikenal dengan istilah

Akrofobia.

Rasa takut sesungguhnya adalah sesuatu reaksi wajar yang dimiliki setiap manusia saat harus berhadapan dengan situasi berbahaya atau kesulitan. Namun, Allah tidak ingin juga kita kemudian dilumpuhkan oleh ketakutan. Yesus berkali-kali mengingatkan murid-muridnya untuk tidak takut (Luk. 5:10; 12:4; Yoh. 6:20, dll.). Hal ini juga yang Yesus serukan kepada murid-murid-Nya, ketika mereka berada dalam perahu yang sedang diguncang oleh angin ribut. Murid-murid-Nya merasa ketakutan luar biasa, padahal mereka sedang bersama-sama dengan Yesus.

Allah ingin kita menaklukkan rasa takut dengan tetap percaya akan kehadiran-Nya yang akan selalu menyertai kita. Jika kita sungguh-sungguh beriman kepada Allah, kita dapat tetap tenang, sebab Dia berkuasa untuk melindungi dan memelihara kita melewati setiap situasi yang sulit dalam kehidupan kita. Keberanian bukanlah tiadanya ketakutan, melainkan penguasaan atas rasa takut. Jangan sampai kita kemudian gagal melakukan apa yang menjadi kehendak Allah dalam hidup ini, oleh karena rasa takut. Firman Allah berkata: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau” (Ibrani 13:5). (ThAS)

Lagu: KJ. No. 30a:1-2

DOA : Ya Allah, aku percaya sesungguhnya Engkau sekali-kali tidak akan membiarkan dan meninggalkan Aku. Amin.

Kata-kata bijak:

Keberanian bukanlah tanpa kehadiran rasa takut, tetapi penguasaan rasa takut!

 

Categories: