Kamis, 22 Oktober 2026
Lalu berkatalah Daud kepada Gad: “Sangat susah hatiku, biarlah kiranya kita jatuh ke dalam tangan TUHAN, sebab besar kasih sayang-Nya; tetapi janganlah aku jatuh ke dalam tangan manusia. (2 Samuel 24: 14)
Dalam perjalanan kehidupan ada saat-saat ketika kita menghadapi keadaan yang sulit. Mungkin saja kita melakukan kesalahan, mengalami kegagalan, menghadapi masalah keluarga, masalah pekerjaan atau berada dalam situasi yang membuat kita tidak tahu harus berbuat apa. Pada saat seperti itu, ke mana kita akan mencari pertolongan?
Firman Tuhan hari ini 2 Samuel 24: 14 menceritakan tentang Daud ketika ia harus memilih hukuman yang akan menimpa dirinya dan bangsa Israel akibat dosa yang telah dilakukan. Melalui nabi Gad, Tuhan memberikan tiga pilihan hukuman kepada Daud, yaitu pertama, kelaparan menimpa negerinya selama tiga tahun, yang kedua Daud harus melarikan diri tiga bulan lamanya dan lawan mengejarnya dan yang ketiga terjadi tiga hari penyakit sampar di negerinya.
Dalam keadaan yang sangat sulit itu, Daud mengatakan, ….”biarlah kiranya kita jatuh ke dalam tangan Tuhan sebab besar kasih sayang-Nya”. Pilihan Daud ini menunjukkan bahwa ia mengenal karakter Allah. Ia menyadari bahwa Tuhan adalah Allah yang adil, tetapi juga penuh belas kasihan, sehingga sekalipun Daud telah melakukan kesalahan, ia tetap berharap kepada kemurahan Tuhan daripada mengandalkan manusia. Ia menyadari kesalahan itu dan memilih untuk menyerahkan dirinya kepada Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatu.
Daud memberikan teladan melalui keputusannya untuk menyerahkan diri ke dalam tangan Tuhan. Ia tidak menutup mata terhadap kesalahannya, tetapi ia mengenal siapa Tuhan yang ia sembah. Demikian juga kita, ketika jatuh ke dalam kesalahan janganlah kita menjauh dari Tuhan. Datanglah kepada-Nya dengan hati yang rendah, mengakui kesalahan, bertobat dan memohon pengampunan-Nya.
Kesimpulan: Didalam tangan Tuhan, kita menemukan pengharapan, bahkan ketika sedang menghadapi akibat dari kesalahan sendiri.
Nyanyian: KJ No. 364: 1-2 Berserah Kepada Yesus
Doa:
Ya Bapa yang Mahapengampun, ajarlah kami untuk selalu datang kepada-Mu, baik dalam keadaan senang maupun ketika menghadapi kesulitan. Berikanlah kami hati yang jujur untuk mengakui kesalahan dan keberanian untuk bertobat dengan kemurahan-Mu. Amin. [RS]
0 Comments