Jumat, 23 Oktober 2026
Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. ( 1 Petrus 5:10)
Merasa lelah serta tidak berdaya, kita semua pasti pernah berada di titik ini dan penyebabnya pun beragam. Bisa saja penyebabnya adalah penyakit yang tak kunjung sembuh, keadaan ekonomi yang selalu surut, usaha yang tidak berkembang bahkan semakin merugi. Kita mungkin juga sudah berusaha melakukan yang terbaik, berdoa dengan sungguh-sungguh dengan harapan keadaan segera berubah. Namun, kenyataan tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Dalam keadaan seperti itu, kita merasa lemah dan bertanya-tanya sampai kapan dapat bertahan?
Firman Tuhan hari ini 1 Petrus 5: 10, Tuhan mengingatkan kita bahwa Dia tidak pernah meninggalkan umat-Nya sendirian dalam penderitaan. Rasul Petrus mengingatkan bahwa penderitaan bukanlah akhir dari perjalanan hidup orang percaya. Allah tetap bekerja ditengah kesulitan untuk memulihkan dan menguatkan umat-Nya, sebab Dia adalah sumber segala kasih karunia. Di tengah kelemahan dan keterbatasan kita, kasih karunia Tuhan tetap tersedia. Kekuatan kita terbatas, tetapi kasih dan pertolongan Tuhan tidak bergantung pada kemampuan kita. Rasul Petrus menggunakan empat kata penting, yaitu: melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan. Semua kata ini menunjukkan bagaimana kehadiran atau campur tangan Tuhan dalam kehidupan orang percaya termasuk disaat menghadapi masa yang sangat sulit. Firman ini juga berkata bahwa umatnya akan mengalami penderitaan itu hanya “seketika lamanya”. Hal ini bukan berarti bahwa setiap masalah akan segera berakhir sesuai dengan keinginan kita. Namun ini memberi pengetian bahwa penderitaan yang kita alami sekarang bukanlah keseluruhan cerita hidup kita. Tuhanlah yang tetap memegang kendali, sekalipun kita belum memahami maksud-Nya.
Jadi sekalipun kita saat ini merasa lemah dan tak berdaya dalam menghadapi masa-masa sulit, janganlah kehilangan pengharapan. Tetaplah percaya bahwa Tuhan menyertai kita dalam setiap musim kehidupan.
Kesimpulan: Percaya bahwa Tuhan sanggup memakai proses kehidupan untuk membentuk dan meneguhkan iman kita.
Nyanyian: PKJ No. 285: 1-2 Bila Badai Hidup Menerpamu.
Doa:
Ya Bapa yang Mahakuasa, ajarlah kami memahami bahwa ditengah kesulitan yang kami hadapi, kasih dan penyertaan-Mu tetap nyata, Amin. [RS]
0 Comments