Senin, 02 November 2026

Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (Matius 7:12)

Kita sering mendengar orang  berkata, “jangan sakiti orang lain jika kamu tidak ingin disakiti,” dan ayat harian kita kali ini mirip dengan kata-kata tersebut, yang membedakannya ialah Firman Tuhan ini lebih progresif dengan kata “perbuatlah” tidak pasif dengan kata “jangan”. Kata “perbuatlah” adalah kata aktif bukan hannya perintah untuk tidak berbuat dosa, melainkan panggilan sebagai inisiator kebaikan.

Tuhan Yesus juga berkata itulah isi seluruh hukum taurat dan kitab para nabi. Mengapa demikian? Karena tentulah sesuatu hal yang sia-sia jika kita mengetahui dan memahami seluruh hukum taurat dan kitab-kitab jika kita tidak mampu mengasihi sesama manusia.

Maka dengan demikian jika kita ingin dihargai, hargai jugalah semua orang. Jika kita pertolongan, maka kita pun harus menolong orang lain. Jika suami ingin dikasihi istri, maka lakukan pula hal yang sama. 

Di zaman yang keras ini kita sering kali terjebak dalam budaya “aku dulu”. Kita menuntut pelayanan yang cepat, komentar yang sopan di media sosial, rasa hormat dari semua orang, dan pengertian dari pasangan. Kita memiliki daftar panjang tentang bagaimana dunia seharusnya memperlakukan kita. Namun, Firman Tuhan hari ini berkata untuk kita, jika kita mengkehendaki semua itu, maka perbualah lebih dahulu. Amin.

Lagu: KJ 436:1 “Lawanlah Godaan”

Doa: Tuhan Yesus, ubahkan hati kami agar lebih dahulu berbuat baik, mengasihi, menghormati, dan menolong sesama, sehingga melalui hidup kami, kasih-Mu nyata bagi semua orang. Amin.  [JONA]

Categories: Terang Hidup

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *