Minggu, 25 Oktober 2026 (21 Setelah Trinitatis)
Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama Tuhan, beribadah kepada-Nya dengan bahu membahu. (Zefanya 3:9) (Zefanya 3: 9-15)
Dalam dunia sistim digitalisasi sekarang banyak orang mencari perlindungan tidak lagi kepada hakim, kepada polisi atau kepada pihak yang harusnya bisa memberikan perlindungan. Sekarang ini banyak orang mencari perlindungan kepada netizen atau di media sosial. Sebab ada istilah sekarang no viral no justice. Dengan viralnya sebuah kasus maka perhatian akan difokuskan, yang tertindas dan yang tidak mendapatkan keadilan akan mendapatkan kebebasan dan keadilan. Akan tetapi tidak selamanya manusia atau netizen mampu melindungi. Yang mampu melindungi manusia 24 jam yaitu hanya Tuhan.
Dalam firman Tuhan ini, Tuhan berbicara kepada orang Israel melalui nabi Zefanya. Di mana Tuhan katakan bahwa Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama Tuhan, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu. Firman ini Tuhan sampaikan pada saat itu dikarenakan umat Tuhan melakukan banyak dosa yang tidak berkenan kepada Tuhan. Mulut mereka penuh dengan kejahatan. Maka Tuhan janjikan, Dia memberikan Bibir yang lain artinya bibir yang mempermuliakan nama Tuhan dan menyembah Tuhan. Bahkan Tuhan katakan mereka akan memanggil nama Tuhan di mana umat itu Tuhan ajak untuk mempermuliakan nama Tuhan. Tuhan akan menjadi perlindungan umat Tuhan dalam setiap kehidupan mereka.
Tentu firman ini juga mau menegaskan kepada orang percaya saat ini, di mana orang percaya Tuhan ajak untuk memuliakan nama Tuhan. Tuhan akan menjadi pelindung yang setia kepada setiap orang. Oleh karena itu, setiap orang percaya harus memanggil nama Tuhan dan beribadah kepada Tuhan. Tentu logikanya adalah, orang yang sudah Tuhan lindungi melewati berbagai persoalan kehidupan sudah seharusnya dan sewajarnya memanggil dan memuliakan Tuhan.
Refleksi: Manusia hanya mampu melindungi orang-orang yang dikasihinya dengan batas waktu tertentu, namun Tuhan akan mampu melindungi manusia dengan waktu yang tidak terbatas.
Refleksi: Manusia hanya mampu melindungi orang-orang yang dikasihinya dengan batas waktu tertentu, namun Tuhan akan mampu melindungi manusia dengan waktu yang tidak terbatas.
Lagu: KJ No. 376:1-3 “Ikut Dikau saja Tuhan”
Doa: Tuhan ajari kami supaya hanya datang dan hanya meminta perlindungan kepada Engkau saja. Amin. [RPS]
0 Comments