Jumat, 30 Oktober 2026
Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi. Tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu (Wahyu 21:4)
Banyak orang sekarang ini telah menunjukan di media sosialnya hal-hal yang membahagiakan. Pergi ke mall di-upload; membeli barang baru di-upload; pergi berlibur di-upload; bahkan makan di restoran dengan varian makanan di-upload. Bahkan ada sekarang sebuah fenomena jika duduk di sebuah restoran dan memesan banyak makanan, pantang makanan yang disajikan langsung dimakan sebelum difoto, dividio supaya di-upload d imedia sosial. Semua yang di-upload di media sosial seakan-akan memberitahukan kepada semua orang dan dunia ini bahwa dia sedang berbahagia. Faktanya ada orang yang kelihatan berbahagia di dalam setiap uploadan media sosialnya namun hatinya penuh dengan tangisan dan jiwanya mengalami kekosongan.
Dalam nas firman ini, gambaran kebahagiaan yang kekal telah disampaikan oleh Yohanes. Di mana kebahagiaan yang real itu bersumber dari Allah. Allah akan memberikan kebahagiaan bagi orang yang percaya di mana kebahagiaan itu digambarkan tidak ada lagi tangisan, tidak ada lagi kematian, tidak ada lagi dukacita. Yang artinya Allah memastikan bahwa kebahagian yang kekal itu bersumber dari-Nya dan hanya didapatkan ketika hidup di dalam Dia. Oleh karena itu marilah kita hidup di dalam Tuhan supaya kita mendapatkan kebahagiaan yang kekal bukan yang semu.
Refleksi: kebahagiaan yang sesungguhnya hanya ada di dalam Tuhan, bukan yang kita pertontonkan di media sosial.
Lagu:KJ. No. 393:1-2
Doa: Tuhan kami tahu, bahwa Engkaulah sumber kebahagiaan kami. Ajar kami hidup terus sesuai kehendak-Mu. Amin. [RPS]
0 Comments