Sabtu, 26 September 2026
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. (Filipi 4:13) (Filipi 4:10–19))
Ayat ini sering dipahami seolah-olah kita bisa melakukan apa saja jika percaya kepada Tuhan. Namun, dalam konteksnya, Paulus sedang berbicara tentang belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Ia pernah mengalami kekurangan, kelaparan, kelimpahan, bahkan penderitaan. Rahasianya bukan karena Paulus kuat sendiri, tetapi karena Kristus yang memberi kekuatan.
Kata Yunani yang digunakan untuk “dapat kutanggung” adalah ischyō, yang berarti mampu, kuat, atau mempunyai kekuatan untuk menghadapi sesuatu. Jadi, Filipi 4:13 bukan terutama janji bahwa kita akan mendapatkan semua yang kita inginkan, tetapi keyakinan bahwa bersama Kristus kita dimampukan menghadapi berbagai keadaan hidup.
Prinsip ini sangat dekat dengan pelayanan diakonia gereja. Dalam pelayanan, kita mungkin berhadapan dengan keluarga miskin, orang sakit, lansia, penyandang disabilitas, korban bencana, atau jemaat yang sedang mengalami kesulitan. Kadang kebutuhan begitu banyak sementara kemampuan gereja terbatas.
Namun kita tidak dipanggil untuk menyerah. Kita dipanggil untuk melayani sesuai kekuatan yang Tuhan berikan. Seperti Paulus, kita belajar mencukupkan diri, berbagi dalam keterbatasan, dan percaya bahwa Tuhan bekerja melalui kepedulian jemaat.
Sebuah lilin kecil tidak mampu menerangi seluruh kota, tetapi ketika dinyalakan, ia tetap memberikan terang di tempatnya. Demikian pula pelayanan diakonia. Kita mungkin tidak mampu menyelesaikan semua masalah, tetapi kasih kecil yang dilakukan dengan tulus dapat menjadi terang bagi seseorang. Kekuatan dari Tuhan bukan selalu membuat beban menjadi ringan, tetapi membuat kita kuat untuk memikulnya.
Nyanyian : PKJ No. 261 : 1-2 “Tuhan, Pada-Mu Kuharapkan Pertolongan”
Doa : Tuhan Yesus, kuatkan kami dalam setiap keadaan. Ajarlah kami mencukupkan diri dan menjadi berkat bagi mereka yang membutuhkan. Pakailah gereja-Mu untuk menghadirkan kasih melalui pelayanan diakonia. Amin. [Ljc]
0 Comments