Senin, 21 September 2026
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)
Dalam Roma 8:28 dikatakan “segala sesuatu” tidak hanya mencakup suka-duka kehidupan manusia, melainkan seluruh panggung ciptaan yang sedang merangsek rindu akan pemulihan.Di tengah dunia yang retak akibat krisis ekologi—hutan yang gundul, sungai yang tercemar, dan perubahan iklim yang menyengsarakan masyarakat miskin—Allah memanggil gereja untuk menjadi alat-Nya. Diakonia ekologis hadir bukan sekadar sebagai aksi lingkungan biasa, melainkan sebagai karya penyatuan kembali pecahan-pecahan ciptaan yang rusak. Inilah wajah pelayanan diakonia gereja yang holistik.
Sebuah cerita populer dari seni Kintsugi di Jepang menggambarkan hal ini dengan sangat indah. Ketika sebuah mangkuk keramik pecah, sang seniman tidak membuangnya ke tempat sampah. Ia menyatukan kembali pecahan-pecahan itu menggunakan perekat emas. Hasilnya, mangkuk itu tidak lagi sama seperti semula, tetapi menjadi karya seni baru yang jauh lebih bernilai, di mana garis retakannya justru memancarkan keindahan.
Demikianlah Allah bekerja memulihkan alam melalui tangan-tangan pelayan-Nya. Ketika gereja merawat lingkungan, mengurangi limbah, dan memulihkan ekosistem, kita sedang menjadi mitra Allah dalam mendatangkan “kebaikan” bagi seluruh ciptaan. Retaknya alam tidak membuat Allah angkat tangan; Ia bekerja melalui kepedulian kita untuk menghadirkan tanda-tangan Kerajaan Allah di bumi. Sehingga bumi ini kembali indah dan sehat untuk didiami segala makhluk ciptaanNya. Diakonia yang sejati tidak hanya membalut luka sesama, tetapi juga merawat tempat di mana seluruh kehidupan bernapas.”
Nyanyian : PKJ No. 58 : 1-5 Semua Yang Tercipta
Doa : Ya Allah Sang Pencipta, terima kasih atas penyertaan-Mu yang tak pernah berhenti bagi kami dan seluruh alam semesta. Mampukan gereja-Mu untuk hadir membawa pemulihan, merawat bumi yang sedang menderita, dan menjadi saluran kasih-Mu bagi sesama dan ciptaan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin. [Ljc]
0 Comments