Semangat Kebersamaan di Awal Tahun
Syukuran Tahun Baru GKPI – 2025
Pematang Siantar, 10 Januari 2025 — Sukacita Tahun Baru 2025 dirayakan oleh
warga jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) melalui acara Syukuran
Tahun Baru yang dilaksanakan pada Jumat, 10 Januari 2025, bertempat di Gedung
Yubileum 50 Tahun GKPI-GKPI Center, Pematang Siantar. Acara ini dihadiri oleh
sekitar 300 orang jemaat GKPI dari berbagai wilayah, yang menambah kemeriahan
dan semangat kebersamaan di awal tahun.
Ibadah Syukuran Tahun Baru
Syukuran ini diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Kepala Departemen
Apostolat, Pdt. Maria Simatupang, M.Th., dan secara bergantian dengan Kepala
Departemen Pastorat, Pdt. Dr. Teddi Sihombing, MM., M.Th. Dalam ibadah tersebut,
tema “Gembalakanlah Kawanan Domba Allah” (1 Petrus 5:2a) diangkat untuk
mengingatkan seluruh jemaat akan panggilan untuk menggembalakan dan melayani
sesama dengan kasih. Sub tema “Bertumbuh dalam Kasih Karunia dan Pengenalan
kepada Yesus Kristus” (2 Petrus 3:18) mengajak jemaat untuk memulai tahun baru
dengan semangat pertumbuhan rohani yang mendalam. Bishop GKPI dalam
khotbahnya menyampaikan Kehidupan orang Kristen adalah kehidupan yang terus
berkembang karena kehidupan itu terdiri dari pengenalan yang semakin mendalam pada
Juru Selamat yang tidak pernah habis. Pdt. Abdul Hutauruk, M.Th menjelaskan bahwa Paulus mengajak jemaat Kristen untuk bertumbuh dalam dua aspek penting, yaitu kasih karunia (xaris) dan pengetahuan (gnosis). Kedua hal ini merupakan anugerah dari Kristus bagi kita. Ketika hubungan kita dengan
Tuhan semakin erat, maka pengenalan kita terhadap-Nya juga akan semakin
dalam. Beliau menganalogikan hal ini dengan hubungan antara seorang ibu
dan anaknya. Kasih sayang ibu menciptakan hubungan yang sangat dekat
dengan anaknya; melalui kasih tersebut, anak dapat bertumbuh dan
mengenal ibunya lebih baik. Analogi ini relevan dalam menggambarkan
bagaimana iman orang Kristen bertumbuh. Ketika kita bertumbuh dalam kasih
karunia Tuhan, kita juga akan mengalami peningkatan dalam pengenalan dan
pengetahuan tentang Dia. Pengenalan dan pengetahuan tentang Kristus, jika berjalan bersama,
akan melindungi iman kita dari ajaran sesat dan kemurtadan, sekaligus
menjadi sarana untuk bertumbuh dalam kasih karunia-Nya. Semakin kita
mengenal Kristus, semakin kita terdorong untuk memohon kasih karunia-Nya.
Dengan pengenalan yang semakin mendalam, kita juga akan memahami dan
memohon kasih karunia dalam bentuk yang lebih luas dan beragam. Dalam
situasi yang sangat kompleks yang sedang dihadapi GKPI pada akhir periode
ini, kita semua dipanggil untuk memenuhi tugas utama: Gembalakanlah
kawanan domba Allah agar mereka menjadi persekutuan yang sejati dan
penyembahan yang hidup kepada Kristus. Bagaimana hal ini bisa
dilakukan? GKPI harus senantiasa menyampaikan kasih Allah kepada setiap
orang. Melalui kasih itulah iman setiap orang dapat bertumbuh secara benar
di dalam Kristus. Paulus menggambarkannya dengan mengatakan: “Karena
sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar,
tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya
mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan
sempurna, seperti aku sendiri dikenal” (Roma 13:12).
Sebagai rekan dan teman sekerja, saya mengajak kita semua untuk
meneladani Paulus, Petrus, Gembala yang baik, dan para hamba yang setia.
Kita perlu terus melayani dengan tekun demi kemajuan kehidupan rohani
umat Kristen. Jangan pernah merasa cukup atau berhenti berjuang; jangan
bersikap pasif atau apatis (mardandi). Kebersamaan sangatlah penting,
sehingga kita dapat bertumbuh bersama dalam kasih karunia dan pengenalan
akan Tuhan Yesus Kristus. Seorang gembala yang lalai memperhatikan
kebutuhan dasar domba-dombanya, seperti rumput dan air, akan membiarkan
mereka mencari sendiri apa yang dianggap benar, meskipun itu berbahaya.
Domba yang tidak dipedulikan berisiko tersesat (bandingkan dengan 1
Timotius 6:20). Sebaliknya, domba yang dirawat dengan penuh kasih akan
dipimpin untuk memiliki pengetahuan yang benar tentang Tuhan.
Selamat melayani dan bertumbuh bersama dalam kasih karunia Tuhan!
Kemeriahan dan Kebersamaan
Acara Syukuran Tahun Baru GKPI 2025 tidak hanya menjadi momen refleksi
dan ibadah, tetapi juga ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antarjemaat
dari berbagai wilayah. Kehadiran ratusan warga jemaat menciptakan suasana yang
hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan. Dalam sesi ramah tamah, jemaat saling
berbagi sukacita melalui pujian bersama, sharing pengalaman iman, serta doa-doa
yang dipanjatkan secara bersama-sama. Kehadiran para pendeta, kodinator wilayah
dan warga gereja turut memeriahkan acara ini. Partisipasi aktif dari Badan Koordinasi
Perempuan Wilayah II Medan, Guru-guru SMK 1 dan 2 GKPI, Yapentra Tanjung
Morawa, serta Vokal Group Keluarga Pendeta Kantor Sinode menambah semangat
kebersamaan. Selain itu, kontribusi dari BKS Wilayah III, Koor Perempuan Wilayah I,
dan Koor Agape Jemaat Khusus Kisaran memberikan warna tersendiri melalui
lantunan lagu pujian yang menginspirasi dan menyentuh hati. Momen ini juga
menjadi sarana untuk saling berbagi kabar, mempererat komunikasi antarwilayah,
dan memperkuat komitmen pelayanan jemaat. Kehangatan yang tercipta
mencerminkan nilai-nilai kekristenan yang terus tumbuh dalam kasih dan
kebersamaan, sejalan dengan tema dan subtema yang diusung dalam ibadah syukur
ini. Semua ini menjadikan Syukuran Tahun Baru 2025 sebagai momen berharga yang
akan selalu dikenang oleh jemaat GKPI.
Kegembiraan warga jemaat GKPI saat mengikuti Ibadah Syukur Tahun
Baru begitu terasa sejak awal acara. Dengan penuh semangat, warga jemaat,
tamu undangan para Pimpinan Gereja, Perwakilan Pemerintahan Kota
Pemtang Siantar dan Pemerintahan Kabupaten Simalungun hadir. Suasana
hangat terpancar dari senyum, sapaan akrab, dan pelukan hangat yang saling
dibagikan, menandai kebersamaan yang erat di dalam kasih Kristus. Saat
ibadah dimulai, jemaat terlihat khusyuk mengikuti setiap liturgi. Lagu-lagu
pujian yang dilantunkan bersama-sama memenuhi ruangan dengan sukacita,
membuat atmosfer menjadi penuh pengharapan dan ucapan syukur. Jemaat
tampak antusias, beberapa bahkan meneteskan air mata haru saat
mendengar khotbah yang menginspirasi untuk terus bertumbuh dalam kasih
karunia dan pengenalan akan Kristus. Jemaat dari berbagai wilayah saling
berbagi cerita dan pengalaman, mempererat hubungan kekeluargaan di
dalam tubuh Kristus. Suara tawa terdengar riuh saat anak-anak bermain
bersama, sementara para orang tua berbincang hangat menikmati suguhan.
Kegembiraan ini tidak hanya dirasakan oleh warga jemaat yang hadir, tetapi
juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus menjaga kebersamaan
dan memperkuat pelayanan dalam komunitas GKPI. Momen syukur tahun
baru ini benar-benar menjadi awal yang penuh sukacita untuk memasuki
tahun pelayanan 2025.
Syukuran Tahun Baru ini telah menjadi agenda tahunan GKPI yang
selalu dilaksanakan setiap tahunnya. Selain sebagai bentuk ungkapan syukur
atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun sebelumnya, acara ini juga menjadi
momentum refleksi bersama untuk mengevaluasi dan merencanakan
pelayanan ke depan. Tahun ini, syukuran tersebut memiliki makna yang lebih
mendalam karena menjadi bagian dari persiapan menuju Sinode Am Periode
2025 yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang, sekaligus
menandai akhir dari periode pelayanan 2020-2025.
Dalam sambutannya, Pimpinan Sinode GKPI menyampaikan harapan yang
besar kepada seluruh jemaat. “Momentum syukuran ini bukan hanya sekadar
perayaan, tetapi juga ajakan bagi kita semua untuk bersatu hati dalam
menyongsong Sinode Am mendatang. Kita berharap Sinode Am Periode 2025
menjadi sarana evaluasi, pembaruan visi, dan penyusunan strategi pelayanan
yang lebih relevan dengan kebutuhan gereja dan masyarakat. Kami berdoa
agar setiap keputusan yang diambil di sinode nantinya sungguh dipimpin oleh
Roh Kudus dan membawa kemajuan bagi GKPI,” ujar Pimpinan Sinode GKPI
dengan penuh semangat. Pimpinan Sinode juga menekankan pentingnya
kolaborasi dan kebersamaan di antara semua elemen gereja, baik itu
pendeta, penatua, maupun jemaat, untuk terus menggembalakan kawanan
domba Allah. “Mari kita gunakan tahun ini sebagai kesempatan untuk
memantapkan kasih karunia dan pengenalan kita kepada Kristus, sehingga
setiap langkah pelayanan yang kita ambil menjadi wujud nyata dari kasih
Allah bagi dunia ini. Bersama-sama, kita dapat menjadikan GKPI lebih kuat
dan berbuah bagi kemuliaan nama Tuhan,” tambahnya. Harapan tersebut
menjadi pesan inspiratif bagi seluruh jemaat yang hadir, memotivasi mereka
untuk terlibat aktif dalam pelayanan dan mendukung keberhasilan Sinode AM Periode tahun 2025.
Dengan tema besar “Merencanakan Pertumbuhan,” GKPI diharapkan
terus bertumbuh menjadi gereja yang kokoh dalam iman, kasih, dan
pengabdian kepada Kristus. Selesai ibadah dilanjutkan dengan penyampaikan kata-kata sambutan
yang diawali dengan laporan Ketua panitia Syukur Tahun Baru GKPI-2025
yaitu Pdt. Parsaoran Sinaga, M. Min., M.Th. Ketua Panitia menyampaikan
terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang datang mengikuti syukuran
tahun Baru GKPI-2025. Selanjutnya kata sambutan dari Majelis Sinode GKPI
yang disampaikan ole Ketua BPRP yang didampingi oleh sekretaris dan
anggota BPRP. Mewakili Pemerintahan Kabupaten Simalungun dan Walikota
Pematangsiantar, Pimpinan Gereja-gereja tentangga yaitu, Ephorus HKPI,
Ephorus GKPS, Ketua Sinode GKPI Sumut. Ketua Panitia Sinode Am Periode
Pnt. Leonardo, ST., MH dalam kata sambutannya memohon dukungan doa
dari seluruh warga jemaat GKPI agar panitia dapa menjalankan tugas
mempersiapkan dan menyelenggaran Sinode Am Periode XXIV bulan
Oktober mendatang dapat berjalan dengan baik. Dukungan doa sangat
dibutuhkan agar seluruh Panitia dapat bekerja bersama demi kemajuan GKPI
yang kita cintai ini tegasnya.
Pelantikan Panitia Sinode Am Periode (SAP) XXIV tahun 2025
Di tengah-tengah ibadah syukur GKPI tahun 2025 Pimpinan Sinode melantik
Panitia Sinode Am Periode (SAP) – XXIV GKPI 2025. Bishop GKPI didampingi Sekretaris
Jenderal melantik Panitia Sinode Am Periode (SAP) – XXIV GKPI 2025 dengan
mengeluarkan Surat keputusan GKPI nomor 10/R.2/1/2025. Adapun jadwal
pelaksanaan SAP-XXIV GKPI 2025 dilaksanakan pada tanggal 14-19 Oktober 2025 di
GKPI Center Pematang Siantar. Tugas Panitia SAP adalah mempersiapkan segala
sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggarakan Sinode Am Periode dapat berjalan
dengan baik. Mari kita doakan Panitia SAP XXIV agar seluruh persiapan dapat
dipersiapkan dengan baik.
0 Comments